Pengalaman Pajak Motor 5 Tahunan di Samsat Surakarta

BULAN Juni ini adalah jatuh tempo pajak 5 tahunan motor Supra X 125 saya. Untuk itu sebagai warga negara yang baik, Sabtu (19/6) kemarin saya pun berkunjung ke Samsat Surakarta yang ada di Jl. Prof. Dr. Soeharso No. 17, Jajar Surakarta. Sebelumnya saya telah menyiapkan beberapa dokumen, di antaranya adalah (1) STNK asli motor, (2) BPKB asli motor, dan (3) KTP asli sesuai nama di STNK motor. Kesemua dokumen tersebut harus difotokopi terlebih dahulu di mana kios fotokopi bisa Anda temukan di bagian selatan kantor Samsat Surakarta.

Ilustrasi BPKB dan STNK motor. (Sumber: http://insidelombok.id)

Saat masuk ke area gadung Samsat Surakarta, sebaiknya Anda memarkir motor tak jauh dari lokasi cek fisik motor, supaya Anda tidak repot memindahkan motor Anda sewaktu hendak dicek fisik oleh petugas. Untuk itu, tanya saja pada petugas parkir di depan. Berikut langkah-langkahnya secara rinci.

  1. Setelah motor Anda terparkir dan dokumen sudah lengkap (sudah difotokopi) silakan Anda menuju Loket Pengambilan Formulir di sebelah selatan kantor. Di sini Anda akan dimintai STNK asli dan KTP asli sesuai kepemilikan motor. Silakan bertanya kepada petugas bila Anda mengalami kebingungan.
  2. Setelah mendapatkan formulir beserta KTP dan STNK asli Anda, Anda bisa menuju Loket Cek Fisik. Di sini Anda akan mendapatkan formulir untuk keperluan cek fisik motor Anda. Isilah formulir tersebut sambil menunggu antrian untuk dilakukan cek fisik.
  3. Tahap selanjutnya setelah cek fisik selesai dilakukan adalah menyerahkan formulir tersebut kembali ke loket Cek Fisik. Petugas di dalam akan mengesahkan dokumen cek fisik tersebut dan memberi Anda dokumen rincian pajak.
  4. Setelah proses tersebut, saatnya Anda masuk ke dalam gedung utama. Jangan lupa parkirkan motor Anda ke area parkir di depan gedung (bukan lokasi cek fisik). Di dalam gedung Anda akan mendapatkan dua lembar nomor antrean yang sama. Ada petugas sekuriti yang akan membantu Anda. Sekali lagi bertanyalah kepada mereka bila Anda masih ada kebingungan. Petugas sekuriti ini juga akan mengecek suhu tubuh serta menyemprotkan hand sanitizer di tangan Anda mengingat ketika saya berkunjung kemarin masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
  5. Setelah mendapatkan nomor antrian, segeralah menuju Loket 1 Pendaftaran dan Penetapan. Di sini beberapa berkas yang harus Anda kumpulkan adalah satu lembar nomor antrean, berkas cek fisik yang telah disahkan, fotokopi BPKB, serta STNK asli.
  6. Setelah dokumen diserahkan, Anda selanjutnya menuju loket Kasir atau pembayaran di sebelah barat. Anda akan dipanggil sesuai nomor antrean Anda. Anda masih memegang 1 lembar nomor antrean untuk digunakan di bagian Kasir ini. Setelah Anda melakukan pembayaran Anda akan mendapatkan surat pajak untuk kemudian dikumpulkan di bagian Loket Penyerahan STNK & Plat Nomor di sebelah selatan loket sebelumnya kasir.
  7. Setelah nama Anda (sesuai STNK) dipanggil, Anda akan mendapatkan STNK asli, lembar pajak, serta KTP asli Anda. Tahap selanjutnya adalah menyerahkan STNK asli yang baru Anda terima tersebut di Loket Pengambilan Plat Nomor yang terletak di sebelah loket cek fisik (di luar gedung) sebelumnya. Tunggulah sebentar hingga plat nomor Anda yang baru selesai dicetak.
  8. Ingat sebelum meninggalkan loket-loket tersebut di atas, saat menerima dokumen baru saya sarankan Anda memeriksa kembali data-data yang tertera, entah itu nama, alamat, masa berlaku STNK yang baru, dan sebagainya. Hal ini untuk menghindari kesalahan cetak pada STNK ataupun plat nomor Anda yang baru.

Itulah alur proses pengurusan pajak motor 5 tahunan di Samsat Surakarta berdasarkan pengalaman saya Sabtu (19/6) kemarin. Prosesnya kurang lebih hanya memakan waktu satu jam. Semoga bermanfaat! (Arie Kurniawan)

Film “Sobat Ambyar” Didi Kempot Akan Tayang di Awal 2021

SETELAH menanti dalam waktu yang cukup panjang, akhirnya film yang dibuat oleh Lord Didi sebelum beliau wafat akan tayang di Netflix secara global awal 2021 mendatang. Hal ini terkonfirmasi oleh sebuah postingan di akun Instagram milik Netflix Indonesia (@netflixid) yang diposkan hari ini. “Tahun depan kita bakal disuguhi sebuah film tentang cinta, tentang sahabat, dan tentu saja, tentang pa-tah-ha-ti. Menampilkan almarhum Didi Kempot yang juga berperan sebagai produser eksekutif, dan tembang-tembangnya yang begitu legendaris”, begitu tulis caption akun tersebut.

Film Sobat Ambyar. (Foto: http://blok-a.com)

Semoga rencana ini berjalan dengan lancar, sehingga paling tidak film ini bisa mengobati kerinduan para sobat ambyar terhadap sosok Lord Didi Kempot. Kita tunggu saja. (Arie Kurniawan)

Impresi Awal Pemakaian Oli X-Ten Kuning pada Supra X 125 (2006)

SEMINGGU yang lalu, saya mengganti oli Honda Beat FI milik istri di sebuah bengkel khusus oli dan ban tak jauh dari tempat tinggal saya. Istri memang sudah sekian kali ganti oli di tempat tersebut karena ia rasa pelayanannya cukup bagus dan biasanya cenderung tidak ramai (antre). Pada kesempetan itu saya baru tahu jika ternyata di tempat tersebut hanya ada satu merek oli, yaitu X-Ten. Saya pun bertanya harga oli dengan spek 20w50. Agak kaget juga, ternyata cuma Rp32.000. Cukup murah, batin saya. Akhirnya karena kebetulan Si Supra milik saya sudah waktunya ganti oli, kepikiran juga buat mencicipi oli ini di Supra.

Oli X-Ten SAE 20W 50. (Foto: http://planetban.com)

Seminggu kemudian tepatnya kemarin (15/11), saya pun kembali ke Planet Ban untuk merasakan oli “murah” tersebut pada Supra X 125 saya. Impresi awal, setelah pagi tadi saya pakai untuk berangkat kerja dengan  jarak tempuh sekitar 30-an kilometer, saya rasakan cukup lumayan responsif pada tarikannya. Sama dengan ketika Si Supra dipakein Pertamina Enduro dengan spek yang sama yang biasa saya pakai sebelumnya. Saya kurang tahu nanti ke depannya bagaimana. Secara keseluruhan di impresi awal pemakaian saya rasa tidak ada masalah. Atau barangkali Anda punya pengalaman serupa? (Arie Kurniawan)

Tatu, Lagu Baru dari Lord Didi Kempot

SETELAH beberapa waktu lalu dinobatkan oleh para sad boys (penggemar Didi Kempot milenial) sebagai Bapak Patah Hati Nasional, baru-baru ini Didi Kempot membalas penobatan tersebut dengan meluncurkan lagu baru berjudul Tatu. Lagu tersebut didedikasikan bagi para kaum cidro di manapun berada, termasuk para penggemar militan Didi Kempot yang tak kenal lelah memberi dukungan bagi musisi asal Solo tersebut.

Tatu dalam bahasa Indonesia bisa diartikan luka. Tak jauh-jauh dari tema lagu-lagu Didi Kempot sebelumnya, lagu Tatu ini pun masih mengeksplorasi patah hati dan kekecewaan sebagai tema utama. Pada lagu ini, vokal Mas Didi terdengar lebih santai dari beberapa lagu hits sebelumnya seperti Banyu Langit, Suket Teki, ataupun Cidro. Meski begitu, isian kendang dan ketipung pada lagu ini tetap akan mampu mengajak Anda bergoyang. (Arie Kurniawan)

Pengalaman Pajak Motor di Gerai Samsat Online Wonogiri

PADA posting bulan Februari kemarin, saya telah membahas mengenai dibukanya Gerai Samsat Online Wonogiri yang bertempat di Toserba Baru, Wonogiri. Nah, bulan Juli kemarin saya berkesempatan mencoba langsung layanan Samsat Online tersebut. Mengingat jam operasional Gerai Samsat Online ini buka sampai malam, maka saya pun meluncur ke Toserba Baru selepas magrib dari rumah.

Letak Gerai Samsat Online ini berada di lobi bagian barat di lantai 1 toserba tersebut. Saat saya datang sekitar jam 18.30-an, kondisi gerai Samsat sedang sepi, hanya ada dua petugas yang masih terus berjaga. Setelah saya menyerahkan KTP asli dan STNK asli sebagai persyaratannya, saya kemudian membayar besaran pajak pada petugas satunya, sepertinya memang sebagai kasir. Tak butuh waktu lama untuk proses ini, bahkan lima menit saja tidak sampai. Mudah bukan?

Jam operasional Gerai Samsat Online di Toserba Baru, Wonogiri ini adalah jam 11.00–14.00 WIB dan 16.00–19.00 WIB untuk hari Senin–Jumat, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu buka jam 12.00–20.00 WIB. Hal ini tentu untuk memudahkan para wajib pajak dalam membayar pajak tanpa harus meninggalkan pekerjaan di siang harinya. Semoga bermanfaat. (Arie Kurniawan)