Film “Sobat Ambyar” Didi Kempot Akan Tayang di Awal 2021

SETELAH menanti dalam waktu yang cukup panjang, akhirnya film yang dibuat oleh Lord Didi sebelum beliau wafat akan tayang di Netflix secara global awal 2021 mendatang. Hal ini terkonfirmasi oleh sebuah postingan di akun Instagram milik Netflix Indonesia (@netflixid) yang diposkan hari ini. “Tahun depan kita bakal disuguhi sebuah film tentang cinta, tentang sahabat, dan tentu saja, tentang pa-tah-ha-ti. Menampilkan almarhum Didi Kempot yang juga berperan sebagai produser eksekutif, dan tembang-tembangnya yang begitu legendaris”, begitu tulis caption akun tersebut.

Film Sobat Ambyar. (Foto: http://blok-a.com)

Semoga rencana ini berjalan dengan lancar, sehingga paling tidak film ini bisa mengobati kerinduan para sobat ambyar terhadap sosok Lord Didi Kempot. Kita tunggu saja. (Arie Kurniawan)

Impresi Awal Pemakaian Oli X-Ten Kuning pada Supra X 125 (2006)

SEMINGGU yang lalu, saya mengganti oli Honda Beat FI milik istri di sebuah bengkel khusus oli dan ban tak jauh dari tempat tinggal saya. Istri memang sudah sekian kali ganti oli di tempat tersebut karena ia rasa pelayanannya cukup bagus dan biasanya cenderung tidak ramai (antre). Pada kesempetan itu saya baru tahu jika ternyata di tempat tersebut hanya ada satu merek oli, yaitu X-Ten. Saya pun bertanya harga oli dengan spek 20w50. Agak kaget juga, ternyata cuma Rp32.000. Cukup murah, batin saya. Akhirnya karena kebetulan Si Supra milik saya sudah waktunya ganti oli, kepikiran juga buat mencicipi oli ini di Supra.

Oli X-Ten SAE 20W 50. (Foto: http://planetban.com)

Seminggu kemudian tepatnya kemarin (15/11), saya pun kembali ke Planet Ban untuk merasakan oli “murah” tersebut pada Supra X 125 saya. Impresi awal, setelah pagi tadi saya pakai untuk berangkat kerja dengan  jarak tempuh sekitar 30-an kilometer, saya rasakan cukup lumayan responsif pada tarikannya. Sama dengan ketika Si Supra dipakein Pertamina Enduro dengan spek yang sama yang biasa saya pakai sebelumnya. Saya kurang tahu nanti ke depannya bagaimana. Secara keseluruhan di impresi awal pemakaian saya rasa tidak ada masalah. Atau barangkali Anda punya pengalaman serupa? (Arie Kurniawan)

Tatu, Lagu Baru dari Lord Didi Kempot

SETELAH beberapa waktu lalu dinobatkan oleh para sad boys (penggemar Didi Kempot milenial) sebagai Bapak Patah Hati Nasional, baru-baru ini Didi Kempot membalas penobatan tersebut dengan meluncurkan lagu baru berjudul Tatu. Lagu tersebut didedikasikan bagi para kaum cidro di manapun berada, termasuk para penggemar militan Didi Kempot yang tak kenal lelah memberi dukungan bagi musisi asal Solo tersebut.

Tatu dalam bahasa Indonesia bisa diartikan luka. Tak jauh-jauh dari tema lagu-lagu Didi Kempot sebelumnya, lagu Tatu ini pun masih mengeksplorasi patah hati dan kekecewaan sebagai tema utama. Pada lagu ini, vokal Mas Didi terdengar lebih santai dari beberapa lagu hits sebelumnya seperti Banyu Langit, Suket Teki, ataupun Cidro. Meski begitu, isian kendang dan ketipung pada lagu ini tetap akan mampu mengajak Anda bergoyang. (Arie Kurniawan)

Pengalaman Pajak Motor di Gerai Samsat Online Wonogiri

PADA posting bulan Februari kemarin, saya telah membahas mengenai dibukanya Gerai Samsat Online Wonogiri yang bertempat di Toserba Baru, Wonogiri. Nah, bulan Juli kemarin saya berkesempatan mencoba langsung layanan Samsat Online tersebut. Mengingat jam operasional Gerai Samsat Online ini buka sampai malam, maka saya pun meluncur ke Toserba Baru selepas magrib dari rumah.

Letak Gerai Samsat Online ini berada di lobi bagian barat di lantai 1 toserba tersebut. Saat saya datang sekitar jam 18.30-an, kondisi gerai Samsat sedang sepi, hanya ada dua petugas yang masih terus berjaga. Setelah saya menyerahkan KTP asli dan STNK asli sebagai persyaratannya, saya kemudian membayar besaran pajak pada petugas satunya, sepertinya memang sebagai kasir. Tak butuh waktu lama untuk proses ini, bahkan lima menit saja tidak sampai. Mudah bukan?

Jam operasional Gerai Samsat Online di Toserba Baru, Wonogiri ini adalah jam 11.00–14.00 WIB dan 16.00–19.00 WIB untuk hari Senin–Jumat, sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu buka jam 12.00–20.00 WIB. Hal ini tentu untuk memudahkan para wajib pajak dalam membayar pajak tanpa harus meninggalkan pekerjaan di siang harinya. Semoga bermanfaat. (Arie Kurniawan)

Pengalaman Mengganti Kartu ATM Mandiri yang Rusak

SUDAH sekitar sebulan terakhir ini, kartu Debit Mandiri saya retak (ada patahan) di bagian magnetic stripe-nya. Imbasnya adalah di beberapa mesin ATM, kartu saya menjadi tidak terbaca oleh mesin. Selain itu ketika saya pakai untuk bertransaksi di sebuah swalayan di Kota Solo, ternyata mesin EDC yang ada di kasir toko tersebut tidak bisa membaca data kartu saya karena kerusakan kecil tersebut.

Untuk itulah Rabu (21/6) kemarin, saya menyempatkan diri untuk mendatangi sebuah kantor cabang Bank Mandiri yang ada di Jl. Slamet Riyadi, Solo.

Sebagai persyaratan dalam mengajukan penggantian kartu karena rusak di antaranya adalah kartu ATM lama Anda yang rusak; buku tabungan; menunjukkan Kartu Tanda Penduduk; serta formulir yang telah Anda isi beberapa data tentang diri Anda. Formulir ini disediakan oleh bank yang bersangkutan. Untuk biaya penggantian kartu ATM yang rusak, untuk kartu Debit Mandiri Silver dikenai biaya sebesar Rp15.000 yang dipotongkan dari saldo rekening Anda.

Proses pembuatan kartu baru ini tidak memakan waktu yang lama. Sekitar 15 menitan bahkan bisa kurang. Setelah proses di customer service selesai, Anda akan dipersilakan mengambil amplop yang berisi PIN bawaan kartu ATM baru Anda tersebut. Setelah menerima amplop rahasia tersebut, pergilah ke mesin ATM untuk mengganti PIN bawaan kartu tersebut dengan PIN yang baru sesuai selera Anda. Mudah bukan? Semoga bermanfaat. (Arie Kurniawan)