Beberapa Alasan Sebuah Jalan Dijadikan Satu Arah

KEMARIN (5/10), saya baru saja memposting tulisan tentang pemberlakuan perdana Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Pattimura Solo. Menurut saya pribadi sebagai salah satu pemakai jalan yang setiap hari melintas di jalan tersebut, penerapan SSA ini cukup melancarkan perjalanan saya untuk sampai ke tempat kerja. Meski begitu tentu ada beberapa pihak yang kontra dengan kebijakan tersebut, dan hal tersebut wajar adanya, sebab tidak ada kebijakan yang dapat memuaskan semua orang.

Dalam mengambil kebijakan tersebut, saya yakin Dishubkominfo Solo telah mempertimbangkan banyak hal. Secara umum, wikibooks.org mencatat ada beberapa alasan untuk memberlakukan SSA pada sebuah jalan, yaitu bisa saya jelaskan berikut.

Jalan tersebut terlalu sempit untuk memungkinkan lalu lintas dua arah
Benar saja, Jalan Pattimura ini menurut hemat saya memang terlalu sempit untuk dijadikan dua arah mengingat jalan ini juga merupakan jalan tikus yang menghubungkan kawasan Tipes dengan Dawung sehingga volume kendaraan yang melintasinya dirasa tidak sebanding dengan lebar jalan yang hanya sekitar kurang dari 6 meter.

Untuk menghindari jalan tersebut digunakan sebagai jalan tikus
Seperti yang telah diuraikan pada poin sebelumnya, Jalan Pattimura ini memang sudah sejak lama menjadi jalan tikus yang menghubungkan kawasan Tipes dengan Dawung. Mengingat di sisi-sisi Jalan Pattimura ini adalah kawasan perkampungan padat, maka risiko kecelakaan akan lebih besar mengancam warga sekitar bila jalan ini tetap menjadi jalan tikus.

Meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dalam rangka mengurangi kemacetan
Setiap berangkat dan pulang kerja, saya selalu melihat penumpukan kendaraan di kawasan traffic light Dawung, yaitu persimpangan Jalan Pattimura dengan Jalan Yos Sudarso. Dengan adanya SSA ini, menurut pantauan saya sudah tidak ada lagi penumpukan kendaraan di traffic light tersebut.

Meningkatkan keselamatan dan menghindari kendaraan memutar balik yang bisa menimbulkan konflik
Menurut Kadishubkominfo Solo, Bapak Yosca Herman Soedrajad, salah satu alasan permberlakuan SSA di Jalan Pattimura ini adalah banyaknya angka kecelakaan yang terjadi di jalan tersebut. Bahkan usulan untuk menjadikan satu arah sudah datang dari warga sekitar sejak 2 – 3 tahun yang lalu.

Selain keempat poin tersebut masih ada beberapa alasan sebuah jalan dijadikan satu arah, yaitu bila jalan tersebut merupakan bagian dari pasangan jalan satu arah serta untuk mengurangi arus lalu lintas di kawasan sejarah. Demikian sedikit pengetahuan yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat. (Arie Kurniawan)

Advertisements

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s