Menengok Kembali Taman Satwa Taru Jurug, Solo

TIAP kali melintas di depan kompleks Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, ingatan saya kembali terbawa ke masa ‘kelam’ beberapa tahun silam tatkala saya harus berjuang sendirian menyelesaikan skripsi S-1 saya. Saya katakan sendirian karena saat itu sebagian besar teman seangkatan saya sudah lulus, hanya tinggal beberapa gelintir termasuk saya yang sedang berjuang untuk lulus. Skripsi S-1 saya memang mengambil lokasi di objek wisata ini. Selain lokasinya yang tidak jauh dari tempat tinggal saya kala itu, para pedagang yang berdagang di kompleks TSTJ ini mayoritas adalah tetangga saya, sehingga pikir saya ini akan sedikit memudahkan proses pencarian data untuk skripsi saya kala itu.

Setelah sekian tahun tidak menyambagi taman satwa dengan banyak pohon ini, akhirnya Sabtu (31/10) akhir pekan kemarin, bersama istri dan putra saya, saya berkesempatan mengunjungi kembali sebuah tempat yang kalau boleh saya bilang telah menjadi bagian dalam perjalanan hidup saya. Ya soal skripsi saya tadi.

jurug1
Istri dan anak saya sedang bercengkrama di bawah sebuah pohon. (Foto: Dok. pribadi)

Harga tiket masuk saat ini pada hari biasa adalah Rp10.000, sedangkan untuk hari Minggu dan hari besar sebesar Rp12.000. Melihat lokasi TSTJ kembali, rasanya tidak banyak yang berubah. Hanya saja, di beberapa titik sedang ada pembangunan shelter untuk pedagang. Kondisi binatang di sana pun masih tidak lebih sejahtera dengan beberapa tahun lalu, saat saya sering wira-wiri keluar masuk kompleks ini untuk mengerjakan skripsi. Meski begitu, tak ada salahnya Anda juga berkunjung ke tempat ini. Memang tak banyak hal yang bisa dijanjikan di tempat ini, namun paling tidak ini akan memberikan inspirasi bagi kita bahwa upaya konservasi untuk satwa dan flora adalah sesuatu yang sangat penting.

Akhirnya saya berharap, semoga pengelolaan TSJJ semakin mendapatkan kejelasan. Dalam artian masalah-masalah yang menyertai proses pengelolaan TSTJ dapat tersesaikan, sehingga ikut berdampak positif bagi satwa, pedagang, dan masyarakat luas pada umumnya. Semoga. (Arie Kurniawan)

Advertisements

4 thoughts on “Menengok Kembali Taman Satwa Taru Jurug, Solo”

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s