Mengenal Lebih Dekat Bunga Pukul Empat

BUNGA ini mengingatkan saya akan masa-masa kecil saya dulu. Pasalnya, ketika saya kecil, bunga pukul empat ini dengan mudah dapat ditemui di pinggir-pinggir jalan di lingkungan tempat tinggal saya. Bunga-bunga tersebut tumbuh liar dengan sendirinya, tanpa ada yang menanam. Setiap sore sehabis mandi, saya dan teman-teman masa kecil dulu sering bermain-main dengan bunga ini, termasuk meniupnya hingga mengeluarkan suara bak terompet mainan.

mirabilisjalapa.jpg
Bunga pukul empat warna putih. (Foto: https://fragrantearth.wordpress.com)

Bunga pukul empat sore memiliki nama Latin Mirabilis jalapa. Dulu saya dan teman-teman biasa menyebutnya bunga terompet. Dinamakan bunga pukul empat karena bunga ini biasanya mekar sekitar pukul empat sore. Hal ini dikarenakan adanya rangsangan cahaya.

Bunga pukul empat berasal dari Amerika Selatan dan mempunyai banyak warna, seperti merah, kuning, dan putih. Perbedaan warna tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan gen yang dibawanya.

Meski kadang dianggap sepele, bunga pukul empat ternyata memiliki banyak manfaat termasuk sebagai obat pelancar sirkulasi darah dan peluruh air seni. Selain itu bunganya juga dapat dimanfaatkan sebagai pereda radang amandel.

Kini, rasanya sudah jarang saya mendapati keberadaan bunga pukul empat ini. Mungkin karena sudah jarang ada lahan kosong di sekitar kita, atau mungkin karena bunga ini dianggap kurang wah bila dijadikan tanaman hias di taman-taman mewah? Entahlah. (Arie Kurniawan)

Advertisements

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s