Review Kunjungan Singkat ke Puskurbuk, Jakarta

HARI Sabtu (13/02) kemarin, saya dan belasan rekan kerja saya mendapat kesempatan mewakili perusahaan tempat saya bekerja untuk mengikuti Rapat Kerja Penjelasan Revisi Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013 Kelompok Peminatan Pendidikan Menengah Tahun 2016 di Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Balitbang, Jakarta. Rapat kerja ini sekaligus menjadi acuan bagi kami, penulis dan penerbit buku, dalam menyusun kembali buku-buku yang akan kami ikutkan dalam penilaian yang diadakan oleh Puskurbuk.

Bagi insan perbukuan dan penerbitan, ajang penilaian buku teks yang diadakan oleh Puskurbuk seperti ini bukanlah sesuatu yang baru. Penilaian buku teks yang diadakan oleh Puskurbuk biasanya diadakan setiap ada kurikulum baru. Buku teks yang diikutkan penilaian akan ditelaah sesuai SOP yang telah dibuat oleh Tim Pengembang Puskurbuk. Buku yang lolos penilaian kemudian akan mendapatkan SK kelaikan yang diterbitkan oleh Puskurbuk, sehingga buku-buku tersebut dapat diikutkan dalam proyek-proyek pengadaan buku yang diadakan pemerintah. Itulah mengapa selama ini banyak penerbit yang berlomba-lomba mengikutkan bukunya dalam penilaian Puskurbuk seperti ini.

Rombongan kami berangkat menggunakan pesawat terbang dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Boyolali, Sabtu pagi pukul 06.10 WIB. Perjalanan Solo-Jakarta kami tempuh dalam waktu 55 menit. Sesampainya kami di Jakarta, rombongan kami sempat mampir di sebuah warung makan khas Jawa Barat sebelum kemudian meluncur ke gedung Puskurbuk Litbang di Jl. Gunung Ashari, Jakarta.

Rapat kerja dimulai pukul 10.00 WIB dengan beberapa sambutan dan penjelasan umum. Setelah break ishoma pukul 12.00 WIB, acara dilanjutkan dengan konsultasi langsung dengan Tim Pengembang sesuai mata pelajaran. Untuk mata pelajaran Sosiologi (bidang kerja saya) diampu oleh Ibu Siti Irene Astuti dari Universitas Negeri Yogyakarta selaku pengembang.

Diskusi kami, para editor dan penulis buku Sosiologi dengan Tim Pengembang berjalan dengan menarik. Tanya jawab kami lakukan demi kesempurnaan buku kami dari sisi materi. Oiya, dalam penilaian ini kami hanya diberi waktu 1,5 bulan untuk menyusun dan mencetak buku kami untuk kemudian kami serahkan ke Puskurbuk untuk di-review oleh Tim Pengembang.

Diskusi kami dengan Tim Pengembang selesai pada pukul 15.00 WIB, namun masih ada beberapa mata pelajaran lain yang tengah asik berdiskusi. Sampai pada pukul 17.00 WIB total mata pelajaran telah menyelesaikan diskusinya. Rombongan kami, selanjutnya menuju ke Stasiun Gambir sambil menunggu keberangkatan kereta api Argo Lawu yang akan membawa kami pulang ke Solo pada pukul 20.15 WIB.

Dari hasil raker tersebut, ada beberapa kesimpulan yang bisa dijadikan syarat agar sebuah buku lolos penilaian Puskurbuk, yaitu sebagai berikut.

  • Buku harus sesuai kurikulum. Hal ini bisa dicapai dengan memahami betul-betul kurikulum yang telah direvisi tersebut.
  • Naskah harus berkualitas. Kualitas naskah tentunya mencakup tata bahasa, cara penyampaian, validitas materi, kelengkapan-kelengkapan, dan sebagainya.
  • Mengikuti instrumen yang disyaratkan oleh Puskurbuk dengan tepat.
  • Kegrafikaan harus sesuai dengan yang disyaratkan oleh Puskurbuk.

Itulah sedikit pengalaman saya dalam mengikuti rapat kerja penjelasan revisi Puskurbuk. Bagi teman-teman satu rombongan saya mungkin bukanlah hal yang baru, namun bagi saya ini adalah pengalaman saya yang kali pertama sekaligus sarana bagi pembelajaran saya. Semoga. (Arie Kurniawan)

Advertisements

6 thoughts on “Review Kunjungan Singkat ke Puskurbuk, Jakarta”

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s