Nonton Lagi Kisah Cinta Si Ular Putih di TV

LEGENDA percintaan Tiongkok Kuno memang selalu asik untuk diikuti, baik dalam wujud novel, serial TV, ataupun film. Semalam (24/10), Global TV menayangkan kembali sebuah film yang bertemakan mitos Legenda Ular Putih asal Tiongkok, The Sorcerer And The White Snake (2011) yang dibintangi oleh Jet Li, Eva Huang, Raymond Lam, Charlene Choi, Wen Zhang, dan Vivian Shu.

Kisah legenda ular putih dalam mitologi Tiongkok merupakan kisah yang sangat populer, sehingga banyak serial televisi, novel, maupun film yang diadaptasi dari kisah ini. Kisah inipun memiliki banyak versi yang akhirnya turut memperkaya varian kisah ini, meskipun secara garis besar memiliki jalan cerita yang mirip.

jetli.jpg
The Sorcerer And The White Snake. (Foto: http://gustokongbaboyironman3.blogspot.com)

The Sorcerer and the White Snake berkisah tentang seorang siluman ular putih bernama Xu Xu (Eva Huang) yang jatuh cinta pada seorang tukang obat miskin bernama Xu Xian (Raymond Lam). Mereka bertemu saat Xu Xian dan teman-temannya sedang mencari tanaman obat di hutan. Saat itu siluman ular hijau bernama Qing Qing (Charlene Choi) muncul dan membuat Xu Xian kaget dan jatuh ke sungai. Xu Xu yang merubah wujudnya menjadi seorang gadis yang cantik lalu menolong Xu Xian yang membuat keduanya jatuh cinta.

Sementara itu, permasalahan datang lewat munculnya seorang biarawan yang juga seorang pembasmi siluman dari kuil Jinshan bernama Fa Hai (Jet Li). Fa Hai adalah seorang pembasmi siluman yang handal. Banyak siluman yang sudah ia tangkap dan dikurungnya. Bagi dia, dunia manusia dan siluman berbeda, sehingga tak layak menusia memiliki hubungan dengan siluman. Awalnya Fa Hai juga berniat melumpuhkan Xu Xu, namun berkat kebaikannya memberikan unsur siluman pada obat-obatan buatan Xu Xian untuk menyelematakan warga, maka Fa Hai memberikan kesempatan bebas untuk Xu Xu.

Meski memiliki alur cerita yang bisa ditebak oleh kebanyakan orang yang mengenal mitologinya, sutradara Tony Ching mengemas film ini dalam kemasan yang luar biasa. Kisah asmara antara Xu Xu dan Xi Xian yang mendalam cukup mampu menguras emosi pemirsanya. Selain itu penggunaan CGI (Computer Generated Imagery) membuat film ini layak duadu dengan film-film buatan Hollywood. Detail kota kuno dan pemandangan indah Tiongkok masa lalu menjadi nilai lebih untuk film ini.

Berminat menonton lagi? (Arie Kurniawan)

Advertisements

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s