Pengalaman Mengganti Kartu ATM Mandiri yang Rusak

SUDAH sekitar sebulan terakhir ini, kartu Debit Mandiri saya retak (ada patahan) di bagian magnetic stripe-nya. Imbasnya adalah di beberapa mesin ATM, kartu saya menjadi tidak terbaca oleh mesin. Selain itu ketika saya pakai untuk bertransaksi di sebuah swalayan di Kota Solo, ternyata mesin EDC yang ada di kasir toko tersebut tidak bisa membaca data kartu saya karena kerusakan kecil tersebut.

Untuk itulah Rabu (21/6) kemarin, saya menyempatkan diri untuk mendatangi sebuah kantor cabang Bank Mandiri yang ada di Jl. Slamet Riyadi, Solo.

atm.jpg
Ilustrasi kartu Debut Mandiri. (Foto: http://infoperbankan.com)

Sebagai persyaratan dalam mengajukan penggantian kartu karena rusak di antaranya adalah kartu ATM lama Anda yang rusak; buku tabungan; menunjukkan Kartu Tanda Penduduk; serta formulir yang telah Anda isi beberapa data tentang diri Anda. Formulir ini disediakan oleh bank yang bersangkutan. Untuk biaya penggantian kartu ATM yang rusak, untuk kartu Debit Mandiri Silver dikenai biaya sebesar Rp15.000 yang dipotongkan dari saldo rekening Anda.

Proses pembuatan kartu baru ini tidak memakan waktu yang lama. Sekitar 15 menitan bahkan bisa kurang. Setelah proses di customer service selesai, Anda akan dipersilakan mengambil amplop yang berisi PIN bawaan kartu ATM baru Anda tersebut. Setelah menerima amplop rahasia tersebut, pergilah ke mesin ATM untuk mengganti PIN bawaan kartu tersebut dengan PIN yang baru sesuai selera Anda. Mudah bukan?

Semoga bermanfaat. (Arie Kurniawan)

Advertisements

Add your comments!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s