Category Archives: Jalan Raya

Indahnya Gerbang Tol Salatiga dengan Gunung Merbabu yang Menjadi Latarnya

BEBERAPA hari ini gerbang tol Salatiga (tepatnya di Seksi III Bawen–Salatiga) menjadi perbincangan hangat para netizen. Pasalnya, gerbang tol tersebut memiliki pemandangan alam yang sangat mempesona. Seperti yang bisa Anda lihat di foto yang sedang menjadi viral akhir-akhir ini, gerbang tol tersebut berlatar belakang Gunung Merbabu yang menjulang.

tol.PNG
Gerbang tol Salatiga dengan latar Gunung Merbabu yang menjulang. (Foto: Instagram @dwisaputro)

Hal tersebut dibenarkan oleh Manajer Operasional PT Trans Marga Jateng (TMJ), selaku pengelola jalan tol Semarang–Solo, Fauzi Abdul Rahman. Kepada Kompas.Com ia mengatakan latar belakang pemandangan gerbang tol Salatiga memang lebih bagus dengan keberadaan Gunung Merbabu. Fauzi menambahkan bahwa memang tol Semarang–Solo dibangun dengan kondisi lingkungan yang masih asri sehingga di beberapa lokasi akan bisa dijumpai pemandangan sawah, lembah, dan pegunungan yang menawan. Penasaran ingin melewatinya? (Arie Kurniawan)

tol
Gerbang tol Salatiga dilihat dari udara. (Foto: Bina Marga Jateng)
tol1
Gerbang tol Salatiga. (Foto: Detik.Com)

Optimalkan Pelayanan, Railbus Batara Kresna Berubah Jadwal

DALAM rangka mengoptimalkan kemanfaatan Railbus Solo Batara Kresna, PT KAI DAOP VI Yogyakarta mengubah jadwal perjalanan kereta api yang melayani rute Purwosari–Wonogiri tersebut. Perubahan tersebut diberlakukan per 1 April 2017 besok. Perubahan jadwal tersebut telah melewati serangkaian evaluasi dan pertimbangan. Harapannya warga bisa lebih memanfaatkan moda transportasi missal tersebut. Dan berikut adalah infografis jadwal perjalanan Railbus Batara Kresna jurusan Purwosari–Wonogiri. (Arie Kurniawan)

railbus
Jadwal terbaru perjalanan Railbus Batara Kresna. (Foto: @naserehe)

Review Pemakaian Harian AP Boots Moto 2

AKHIR Desember silam, karena sering kehujanan ketika berangkat maupun pulang kerja lantaran curah hujan sedang tinggi-tingginya, timbullah gagasan untuk memiliki sepatu karet tahan air yang bisa dipakai untuk berkendara setiap berangkat dan pulang kerja. Akhirnya setelah membaca review dari beberapa blogger, saya pun tertarik dengan sepatu Moto Series dari AP Boots.

Singkat cerita, pada Jumat 30 Desember 2016 kemarin saya menyempatkan mampir di sebuah toko grosir sepatu dan sandal yang ada di komplek Pasar Gedhe, Solo. Akhirnya dapat juga sepasang AP Boots Moto 2 seharga Rp100.000,- di toko tersebut. Setahu saya sampai saat ini ada 3 seri sepatu boot tipe Moto yang dikeluarkan oleh AP Boots, yaitu Moto 1, Moto 2, dan Moto 3 di mana ketiganya memiliki perbedaan masing-masing.

Kesan pertama saat saya memakai AP Boots Moto 2, berhubung motor saya memakai transmisi manual, ada sedikit kesulitan saat saya harus memindah gigi transmisi dan melakukan pengereman. Karena belum terbiasa, saya merasakan sepatu ini agak kaku dan kurang elastis di kaki. Namun setelah beberapa hari pemakaian, saya pun terbiasa dengan sepatu ini dan cukup nyaman di kaki. Bila cuaca sedang panas, kaki akan terasa lembap karena tidak adanya ventilasi pada sepatu ini. Untuk itu saya mengakalinya dengan memakai kaos kaki. Dan bila cuaca hujan, sepatu ini saya jamin 100% mampu melindungi kaki dari air sewaktu berkendara.

apboots
AP Boots Moto 2. (Foto: https://remcakram.com)

Ada satu pengalaman saya yang menarik berkaitan dengan pemakaian sepatu ini. Suatu pagi di tanggal 3 Januari kemarin, saat berkendara hendak berangkat kerja, karena terlibat pengereman mendadak lantaran motor di depan saya yang mengerem mendadak, kaki kanan  saya tertabrak oleh motor di belakang saya tepat di bagian mata kaki. Cukup keras benturan saat itu, namun beruntung pagi itu saya sedang memakai AP Boots Moto 2 ini sehingga kaki saya terhindar dari cedera. Material karetnya yang kuat terbukti mampu meredam benturan. Saya tak bisa bayangkan bagaimana jadinya kaki saya bila pagi itu saya memakai pantofel Yongki Komaladi yang biasa saya pakai sebelumnya. Ternyata benar petuah para biker, bahwa memakai sepatu yang mentutupi mata kaki saat berkendara bisa dibilang sebagai sebuah kewajiban.

Sekadar mengingatkan, bila Anda berniat membeli sepatu boot jenis ini maka pilihlah ukuran satu tingkat di atas ukuran sepatu normal Anda. Sebagai contoh, bila ukuran sepatu normal Anda adalah 42, maka pilihlah sepatu boot jenis ini dengan ukuran 43 atau 44. Hal ini akan memudahkan Anda saat harus memakai dan melepas sepatu.

Sekian pengalaman, salam! (Arie Kurniawan)

“Kubus Miring” Ikon Baru Kawasan Letjend Sutoyo, Solo

AKHIR-AKHIR ini bila Anda melintas di depan SMA Negeri 5 Solo, tepatnya di Jl. Letjend Sutoyo, Anda akan mendapati sebuah bangunan (mirip halte) yang berbentuk kubus miring. Dinas Pekerjaan Umum Kota Solo, selaku instansi yang menata kawasan tersebut, akhir-akhir ini memberikan penjelasan bahwa pembangunan “kubus miring” tersebut adalah bagian dari proyek penataan Jl. Letjend Sutoyo, Solo. Kawasan Jl. Letjend Sutoyo memang direncanakan ke depan akan ditata dengan konsep futuristik, sehingga pendirian “kubus miring” tersebut dirasa cocok dengan konsep yang diusung tersebut.

“Kubus miring” tersebut, masih menurut DPU Kota Solo, bisa digunakan untuk berkumpul anak-anak sekolah di sekitar kawasan tersebut. Nantinya juga sangat mungkin akan ditempel aneka poster edukatif di sekitar kubus miring tersebut untuk memberikan ajakan positif kepada anak-anak sekolah. “Kubus miring” berwarna merah dan putih ini diharapkan mampu menjadi ikon baru bagi kawasan tersebut. Tentunya hal ini juga harus diikuti dengan sikap bijak dalam memanfaatkan fasilitas umum, seperti menjaga dan merawatnya. Berniat nganyari dan selfie di kawasan ini? (Arie Kurniawan)

Hujan Deras di Solo, Satu Unit Honda Jazz Tertimpa Pohon

pohHUJAN deras disertai angin kencang siang ini (9/11) di Kota Solo menyebabkan satu unit mobil Honda Jazz bernopol  AD 8405 NS ringsek tertimpa pohon di salah satu ruas Jl. Slamet Riyadi Solo. Seperti yang ditulis Merdeka.Com, pemilik mobil Ony Sutyana kaget saat melihat mobilnya telah ringsek. Pemilik mobil saat kejadian sedang berada di Bank Jateng Syariah depan Rumah Dinas Walikota, Lodji Gandrung.

tertimpa
Honda Jazz ringsek tertimpa pohon. (Foto: https://merdeka.com)

Tak ada korban jiwa dalam peritiwa ini. Mobil yang tertimpa pohon pun, menurut penuturan pemiliknya telah diasuransikan. Hujan disertai angin kencang yang turun akhir-akhir ini memang perlu mendapatkan perhatian khusus. Bagi Anda, terutama pengendara mobil/motor sudah sepantasnya mewaspadai kondisi cuaca semacam ini sewaktu di jalan raya. Dan semoga informasi ini bisa menambah kehati-hatian kita. Salam! (Arie Kurniawan)