Tag Archives: indomaret nguter

Kesan Pertama Icip-Icip Susu Frisian Flag Coconut Delight

SAYA bukanlah pecinta susu. Hanya saja, sewaktu SD dulu, Ibu ‘mengharuskan’ saya untuk minum susu sehabis sarapan. Belakangan, ketenangan jiwa saya terusik sejak melihat sebuah iklan TV tentang susu dengan rasa kelapa muda. Bagi Anda yang sering nongkrong di depan TV, pasti ingat beberapa waktu lalu ada iklan susu yang menampilkan seorang pria sedang minum susu di samping rel kereta di stasiun dan mengucapkan beberapa patah kata yang tidak terdengar jelas. Pemirsa pun disuruh menebak kira-kira apa yang diucapkan pria tersebut. Ingat bukan?

amrazing.jpg
Frisian Flag Coconut Delight. (Foto: Twitter @amrazing)

Skip dan skip, akhirnya setelah beberapa bulan iklan tersebut muncul untuk kali pertama, sore kemarin saya baru berkesempatan mampir ke Indomaret dan membeli satu kotak Frisian Flag Coconut Delight ukuran 225 ml.

Kesan pertama saat meminum susu tersebut lewat sedotan, ingatan saya langsung tertuju pada es krim rasa santan yang biasa saya makan waktu kecil dulu. Entah es krim merek apa saat itu. Ya, saya lebih menangkap citarasa ini sebagai citarasa ‘santan’ yang dicampur susu, bukan air kelapa yang dicampur susu.

Citarasa santan (kelapa) yang ditawarkan susu ini menurut saya manisnya pas sekali. Mungkin hal ini adalah cara aman agar susu ini bisa dicampur dengan minuman cair lain seperti sirup ataupun jus. Susunya sendiri saya rasa juga tidak terlalu dominan. Hanya samar-samar namun tidak mengurangi image-nya sebagai susu.

Kesimpulannya, susu ini merupakan citarasa baru di dunia persusuan di Indonesia. Untuk itu Anda sebaiknya mencoba. Bila Anda kebetulan tidak menyukai susu, tak perlu khawatir, susu dalam varian ini tidak begitu dominan, hanya samar-samar jadi jangan takut akan membuat Anda mual. Cara lain adalah dengan mencampurnya dengan jenis minuman lain seperti jus ataupun sirup. Penasaran rasanya? Silakan mencoba! (Arie Kurniawan)

Teliti Belanja di Indomaret

SIAPA tak kenal Indomaret? Minimarket yang mempunyai cabang hampir di setiap penjuru Indonesia ini mungkin sudah menjadi bagian dari hidup Anda. Praktisnya cara berbelanja dan lumayan lengkapnya dagangan, membuat minimarket sejenis ini menjadi pilihan belanja kala mendesak. Meski begitu, perlu kecermatan dan ketelitian saat berbelanja di minimarket model seperti ini. Dan berikut pengalaman istri saya saat berbelanja di Indomaret, tepatnya di Indomaret Nguter, depan Pasar Nguter Sukoharjo.

indomaret
Indomaret. (Foto: https://promoindomaret.wordpress.com)

Rabu (18/11) sore kemarin, sepulang kerja istri saya mampir ke Indomaret Nguter untuk membeli beberapa keperluan di antaranya beberapa mie instan, snack, dan obat nyamuk semprot ukuran kecil. Setelah membayar di kasir, karena sedikit terburu-buru, maka istri saya pun bergegas meninggalkan toko untuk segera menuju rumah. Sesampainya di rumah, istri saya sengaja mengecek struk hasil belanja di Indomaret tersebut dan mencermatinya. Ternyata pada struk tersebut tertulis bahwa istri saya mendapatkan gratis pembersih lantai seharga Rp8.200. Namun item tersebut tidak diberikan. Merasa ada ketidaksesuaian prosedur, istri saya pun melayangkan SMS ke Indomaret Pusat yang mana nomor teleponnya tertera di struk.

Keesokan harinya istri saya mendatangi kembali Indomaret Nguter untuk meminta klarifikasi. Kali ini dengan petugas kasir yang berbeda. Setelah menjelaskan permasalahannya, salah satu petugas di situ mengakui ada kesalahan dalam memberikan free item-nya, yaitu pembersih lantai tersebut. Si petugas juga bilang bahwa kasus ‘lupa’ semacam ini sering terjadi dan sambil meminta maaf, si petugas memberikan pembersih lantai yang menjadi hak pembeli tersebut.

Nah, dari kasus kecil ini bisa kita ambil pelajaran bahwa kecermatan sangat dibutuhkan saat kita berbelanja. Tak hanya di Indomaret, tapi juga berlaku di tempat-tempat belanja yang lain. Ada baiknya sebelum meninggalkan kasir/toko, periksa duhulu struk Anda dan bila ada ketidakjelasan segeralah tanyakan pada kasir/petugas. Memang nilai nominal pembersih lantai tersebut tidak seberapa, namun masalah ini telah menyangkut komitmen dan kualitas pelayanan perusahan kepada konsumen. Kepada Indomaret, kasus-kasus semacam ini seharusnya tidak berulang-ulang terjadi. Dan semoga hal ini menjadi perhatian kita bersama. (Arie Kurniawan)